Program Kampus Merdeka Pejuang Muda, sebuah inisiatif kolaboratif antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam mengatasi masalah sosial yang mendesak di Indonesia. Dilatarbelakangi oleh tantangan seputar keakuratan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), program ini memberdayakan mahasiswa untuk membantu memperbaiki data terkait kemiskinan dan mengimplementasikan solusi yang berdampak. Dimulai pada tanggal 12 Oktober 2021, tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, yaitu Gustiana Malau, M. Chandra Wibowo, dan Nursyah Yuni Kartika-secara aktif berpartisipasi dalam inisiatif ini, mendedikasikan waktu dan keahlian mereka untuk perubahan sosial yang bermakna.
Selama program berlangsung, para mahasiswa berpartisipasi di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan segera, terlibat dalam program magang di Kementerian Sosial untuk mendukung program-program yang sedang berjalan. Tanggung jawab mereka termasuk berkolaborasi dengan komunitas lokal, merancang program sosial yang disesuaikan untuk mengatasi tantangan khusus di daerah tersebut, dan melaksanakan inisiatif ini di bawah bimbingan kementerian. Dengan bekerja secara langsung dengan para pemangku kepentingan, para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami isu-isu sosial dan menyusun solusi praktis berbasis data.
Selain kerja lapangan, para peserta juga berkontribusi dalam merancang kampanye digital untuk memperkuat jangkauan dan dampak dari program-program sosial. Kampanye-kampanye ini berfungsi sebagai alat yang inovatif untuk meningkatkan kesadaran dan memobilisasi keterlibatan masyarakat yang lebih luas. Partisipasi aktif Gustiana, Chandra, dan Nursyah mencerminkan dedikasi mereka dalam memanfaatkan kemampuan akademis mereka untuk kepentingan masyarakat dan menyoroti komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam membina lulusan yang bertanggung jawab secara sosial dan siap untuk mengatasi tantangan dunia nyata.








