Sebanyak tujuh orang mahasiswa Semester V dan VII Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMSU mengikuti program Kampus Mengajar Batch 6. Program yang diprakarsai oleh pemerintah ini, berlangsung dari 14 Agustus hingga 1 Desember 2023, menugaskan mahasiswa ke sekolah-sekolah sasaran, termasuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk membantu para guru dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan pemulihan pembelajaran di kalangan siswa.
Selama program 16 minggu, para mahasiswa akan melakukan pengembangan akademik dan mengatasi kesenjangan pembelajaran pasca pandemi di sekolah masing-masing. Inisiatif Kampus Mengajar bertujuan untuk menjembatani kesenjangan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa. Partisipasi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMSU menggarisbawahi dedikasi universitas untuk membentuk para profesional yang tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan berfokus pada masyarakat.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Iwan Syahril, memuji dedikasi yang ditunjukkan oleh para peserta. “Keberanian para mahasiswa ini untuk terjun langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan merupakan hal yang sangat mengagumkan dan berdampak. Upaya mereka merupakan tugas mulia yang memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan masyarakat, sekolah tempat mereka mengabdi, dan pertumbuhan pribadi mereka,” katanya. Apresiasi yang diberikannya menyoroti potensi transformatif dari program-program seperti Kampus Mengajar, yang bertujuan untuk membangun generasi pendidik masa depan yang siap untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.








